TERORISME MUSUH BERSAMA

Sejak Amerika Serikat (AS) mengumumkan perang melawan terorisme setelah terjadinya tragedi penyerangan gedung kembar World Trade Center (WTC) 11 september 2001, diseluruh dunia banyak negara seketika itu juga bersama AS mengobarkan perang melawan teroris. Dengan data yang dimiliki pemerintahan AS melalui Central Inteligent Agency (CIA) menuduh Osama bin laden dengan jaringannya Al-Qaeda di Afghanistan berada di balik penyerangan yang menimpa WTC dengan menggunakan pesawat komersil yang kemudian ditabrakkan ke menara kembar tersebut. Indonesia juga tidak luput dari serangan teroris dengan tragedi Bom Bali I dan II di legian kute Bali yang di dalangi oleh Amrozi cs dengan kelompoknya Jamaah Islamiyah (JI). Polisi dengan dibantu pemerintahan AS membentuk embrio khusus untuk menangani terorisme yang diberi nama Detasemen Khusus 88 (Densus 88). Selang tidak lama setelah Densus 88 terbentuk, polri telah berhasil mengindetifikasi otak dibalik seluruh pemboman di tanah air indonesia yaitu Dr. Azahari dan Noordin M.Top.
Sebenarnya apa sih definisi dari terorisme tersebut dan apa motivasinya dengan serangan-serangan yang mereka timbulkan? Disini yang dimaksud dengan terorisme yaitu serangan-serangan yang terkoordinasi dengan tujuan membagkitkan perasaan teror dan ketakutan terhadap sekelompok masyarakat dengan dilancarkannya serangan-serangan secara acak sehingga yang paling banyak jatuhnya korban adalah pihak sipil. Menurut kaca mata dunia khususnya "Eropa dan barat" beranggapan bahwa kelompok yang berpotensi sebagai terorisme adalah kelompok Islam garis keras radikal yang mayoritas adalah identik dengan warga timur tengah dengan populasi muslim terbesar didunia. Sehingga hal tersebut sangat merugikan kaum muslim di seluruh dunia dan berdampak sekali dengan munculnya prilaku "sentimenisme" terhadap warga negara yang beragama muslim. Terorisme bisa dilakukan oleh siapa saja yang melakukan tindakan kriminalitas terhadap komunitas atau masyarakat dengan cara-cara menebar teror dimanapun berada. Jadi tidak ada kaitannya dengan istilah islam adalah cikal bakal terorisme dan beranggapan ajaran islam adalah kekerasan atau paksaan yang menganggap semua orang yang tidak sesuai dengan norma islam adalah musuh yang harus dibasmi. Hal-hal yang dapat menimbulkan dan memotivasi mereka untuk melakukan gerakan-gerakan perlawanan dengan menebar teror terhadap pemerintah adalah karena adanya sikap tidak puas terhadap pemerintah, mencari perhatian internasional terhadap gerakan-gerakan yang dilakukannya demi ambisi dan niat-niat untuk menebar teror di masyarakat sehingga timbul kekacauan yang mempengaruhi stabilitas negara dan image buruk dimata internasional tanpa memperdulikan apa dan siapa yang akan menjadi sasarannya. Disini sudah jelas bahwa terorisme sangat berbahaya dan menjadi musuh bersama, sedangkan pelakunya sudah sepantasnya mendapatkan hukuman yang setimpal demi tegaknya hukum dan keadilan di negara ini. Terorisme kian jelas menjadi momok bagi peradaban modern. Sifat tindakan, pelaku, tujuan strategis, motivasi, hasil yang diharapkan serta dicapai, target-target serta metode Terorisme kini semakin luas dan bervariasi. Sehingga semakin jelas bahwa teror bukan merupakan bentuk kejahatan kekerasan destruktif biasa, melainkan sudah merupakan kejahatan terhadap perdamaian dan keamanan umat manusia. Bagaimana cara menanggulangi tidakan terorisme yang sangat merugikan kita semua?
  • Tingkatkan sikap waspada atas setiap hal yang mencurigakan
  • Adakan wajib lapor sesuai prosedur bagi setiap warga pendatang yang bermalam
  • Lapor kepada pihak yang berwajib bila kedapatan seseorang yang mencurigakan
Waspadalah dan tingkatkan sikap awas terhadap segala sesuatu/tindakan yang mencurigakan dan laporkan kepada pihak yang berwenang. Karena siapa saja bisa menjadi korban teroris termasuk kita semua.
Artikel by Arsiva Sumber : Balitbang Dephan, Wikipedia
Lebih baru Lebih lama